Bismillah..
Pada saat KIRIM.EMAIL Premium Podcast episode 2 ini saya rekam, saat ini saya sedang memegang buku yang berjudul Traction. Penulisnya adalah Gabriel Weinberg dimana beliau adalah founder dari DuckDuckGo.
Pada buku ini ada 19 cara mendatangkan atau menarik pembeli ke bisnis kita. Di dalam bisnis UKM atau startup sebelum melakukan scale up ada fase dimana bisnis tersebut harus bisa mendapatkan traksi atau daya tarik dari pembeli. Inilah yang akan kita bahas pada KIRIM.EMAIL Premium Podcast episode yang kedua ini.
Dalam menarik pembeli, setidaknya ada 19 cara yang bisa Anda lakukan. Berikut ini 19 cara tersebut sekaligus penjelasan dari setiap cara yang disebutkan dalam buku Traction karya Gabriel Weinberg.
Cara pertama dalam menarik pembeli ke bisnis kita adalah dengan melakukan targeting blog yang sering dikunjungi oleh calon pembeli Anda, terutama yang jenisnya adalah personal blog dan masih “kecil”. Kecil di sini dalam artian traffic nya masih sedikit dan pemilik blog nya belum terkenal.
Anda kumpulkan blog-blog tersebut kemudian berikan dukungan atau sponsorship. Bentuknya bisa Anda berikan produk Anda secara gratis atau bisa juga dengan uang tunai dan minta mereka untuk melakukan review terhadap produk atau website Anda.
Kemudian berikan juga penawaran yang unik untuk para pembaca blog tersebut. Artinya beda blog beda juga penawarannya.
Misalnya Anda mendapatkan 5 blog. Anda buat 5 penawaran berbeda dan berikan 1 penawaran untuk 1 blog. Sehingga 5 blog tersebut berisi penawaran yang berbeda-beda untuk para pembacanya.
Pada prinsipnya ini sama seperti endorsement ke influencer di Instagram ataupun Youtube. Hanya saja kelebihannya adalah bisa muncul di search engine jika blog tersebut bagus dari sisi SEO nya dan bisa bertahan lama konten-kontennya.
Pada intinya publisitas ini adalah menggunakan media mainstream atau berita untuk menarik pembeli.
Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar media besar mau mengulas bisnis Anda, diantaranya :
Cara ketiga dalam menarik pembeli adalah dengan unconventional Public Relation (PR). Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan dengan cara ini, salah satunya adalah publicity stunt.
Publicity stunt ini adalah sebuah aktivitas untuk membuat sesuatu diekspos oleh media. Ada banyak contoh di Indonesia, salah satunya di Bandung pada saat launching Nasi Goreng Mafia, dimana mereka membuat program makan gratis bayarnya pakai doa. Dari program ini banyak media besar maupun kecil yang meliputnya dan pada akhirnya viral kemana-mana.
Contoh lainnya adalah Dollar Shave Club yang salah satu videonya bisa Anda saksikan di bawah ini.
Cara keempat yang bisa Anda gunakan untuk menarik pembeli adalah dengan melakukan pemasaran lewat search engine. Dengan kata lain beriklan lewat search engine, seperti melalui platform Google Ads, Bing Ads dan lain sebagainya.
Pada dasarnya cara yang kelima ini adalah beriklan melalui sosial media, seperti Facebook Ads, Instagram Ads, LinkedIn Ads, Youtube Ads, Tiktok Ads dan lain sebagainya. Ini tidak akan saya bahas lebih detail lagi karena Anda bisa mencarinya di internet. Ada banyak sekali website yang membahas tentang hal ini. Bahkan di blog KIRIM.EMAIL kami juga sudah membahasnya.
Cara yang keenam yang bisa Anda lakukan untuk menarik pembeli adalah melalui iklan secara offline. Saat ini iklan offline mungkin banyak diabaikan termasuk kompetitor Anda. Sehingga Anda bisa memanfaatkan iklan offline ini untuk menarik pembeli, karena akan sedikit kompetitor di sini.
Apa lagi saat ini ada konsep iklan offline to online. Salah satu contohnya adalah iklan dari brand Rabbani yang memasang baliho besar dengan konten yang aneh-aneh di pintu tol Pasteur. Sehingga dari konten yang aneh dan dilihat banyak orang ini akan memancing share ke online (sosial media).
Contoh lainnya adalah beriklan di media cetak seperti koran dan majalah. Termasuk juga radio dan juga televisi. Ini sangat cocok untuk untuk membangunkan pasar yang tidur. Hanya saja beriklan di media cetak ini agak sulit mengukurnya.
Tetapi masih bisa mengukurnya dengan memberikan link khusus saat beriklan di media offline ini.
Untuk cara yang ketujuh yaitu Search Engine Optimization (SEO). SEO ini materinya sangat luas dan juga termasuk dalam strategi jangka panjang, sehingga mungkin perlu episode khusus untuk membahas tentang SEO ini.
Cara berikutnya yang bisa Anda gunakan untuk menarik pembeli adalah dengan menggunakan content marketing. Sesuai namanya, content marketing ini adalah menggunakan konten untuk mendatangkan traffic ke dalam website atau toko online Anda.
Content marketing ini sama seperti SEO yang termasuk dalam strategi jangka panjang. Kalau Anda ingin hasil yang cepat dalam menarik pembeli ini, sebaiknya tidak menggunakan content marketing dalam strategi jangka pendek Anda.
Pada buku ini disebutkan bahwa Anda perlu waktu paling tidak 6 bulan untuk bisa merasakan hasilnya.
Ini juga juga tidak akan saya bahas di sini karena materi tentang email marketing bisa Anda dapatkan di blog KIRIM.EMAIL maupun di Channel Youtube KIRIM.EMAIL.
Cara yang kesepuluh untuk menarik pembeli adalah melalui viral marketing.
Kabar baiknya, di KIRIM.EMAIL ada sebuah fitur yang memang kami desain untuk membuat sesuatu menjadi viral, sehingga Anda bisa menggunakannya untuk mendapatkan leads.
Caranya bisa Anda pelajari di artikel berikut ini => https://kirim.email/kb/viralform/. Atau bisa juga mempelajari pada video berikut ini :
Cara kesebelas yang bisa Anda gunakan untuk menarik pembeli adalah engineering as marketing. Pada intinya Anda membuat sebuah aplikasi atau sebuah mesin yang bermanfaat untuk orang lain sekaligus dengan mesin tersebut Anda bisa memasarkan produk Anda atau untuk mendapatkan leads.
Salah satu yang mempelopori cara ini antara lain Hubspot dan juga keywordtool.io. Di Indonesia sendiri ada Kalkulator Zakat dari Rumah Zakat dimana untuk bisa menggunakan kalkulator tersebut harus menginputkan alamat email terlebih dahulu.
Ada banyak cara untuk bisa membuat aplikasi ini, salah satunya dengan menggunakan konsep nocode. Lebih lanjut mengenai cara membuat aplikasi bisa Anda baca di => https://kepo.blog/62 .
Cara keduabelas yang bisa Anda gunakan untuk menarik pembeli adalah dengan business development.
Cara ini pada dasarnya mirip dengan sales secara offline seperti telepon, cold email dan lain sebagainya. Yang membedakannya adalah pada mutual partnership yang saling menguntungkan. Golnya adalah kolaborasi yang ke depan bisa menghasilkan revenue lebih banyak lagi.
Cara berikutnya yang bisa Anda gunakan untuk menarik pembeli adalah sales. Sales pada konteks ini contohnya adalah sales secara cold email, cold call dan lain sebagainya.
Cara keempatbelas yang bisa Anda lakukan untuk menarik pembeli adalah dengan affiliate marketing. Bahkan marketplace besar seperti Amazon juga masih menggunakan affiliate marketing sebagai salah satu cara untuk menarik pembeli.
Cara kerja affiliate marketing ini adalah dengan memberikan link khusus pada affiliate Anda, dimana link khusus tersebut bisa digunakan untuk mereka mempromosikan produk Anda. Dari link tersebut ketika mereka berhasil mendatangkan pembeli maka affiliate marketer ini akan mendapatkan komisi dari Anda.
Cara berikutnya yang bisa Anda gunakan untuk menarik pembeli adalah dengan existing platform. Dengan kata lain Anda mendompleng platform yang sudah ada dan platform tersebut sudah berhasil menarik pembeli sebelumnya.
Contohnya adalah Zynga yang mendompleng Facebook. Kalau di offline mungkin ini sama seperti sistem konsinyasi dimana Anda menitipkan barang atau produk Anda ke supermarket atau minimarket.
Cara keenambelas yang bisa Anda gunakan untuk menarik pembeli adalah dengan menggunakan trade show. Trade show ini adalah sebuah promosi yang berbasis event.
Pengalaman kami menggunakan cara ini tidak berhasil mendatangkan pertumbuhan yang signifikan. Namun bukan berarti bisnis Anda juga tidak berhasil jika menerapkan cara ini.
Cara ketujuhbelas yang bisa Anda gunakan adalah offline event. Salah satu caranya adalah melalui konferensi, seminar, workshop dan lain sebagainya yang Anda selenggarakan sendiri. Tujuannya adalah untuk mengedukasi pelanggan Anda.
Cara berikutnya adalah melalui speak engagement yang artinya adalah Anda menjadi pembicara di acara orang lain.
Cara yang terakhir untuk menarik pembeli adalah membangun komunitas. Ini adalah strategi jangka panjang dan tidak mudah menjalankannya.
Dari 19 cara di atas, Anda tidak perlu menggunakan semuanya. Sesuaikan dengan sumber daya yang Anda miliki. Tetapi makin banyak yang bisa Anda lakukan maka hasilnya juga akan semakin bagus.
Namun pada buku ini mengajarkan kita untuk memilih mana cara yang tepat untuk bisnis kita. Caranya adalah dengan menggunakan Bullseye Framework.

Lebih jelasnya tentang menggunakan bullseye framework adalah sebagai berikut :
Itulah 19 cara menarik pembeli ke bisnis Anda sekaligus bagaimana cara memilih mana cara yang tepat untuk Anda scale up. Mudah-mudahan bermanfaat dan jika ada pertanyaan silakan Anda tuliskan pada kotak komentar di bawah ini.